Top Social

cerita-cerita untuk dikenang

The hopeless romantic

Selasa, 23 September 2025

Postingan blog kali ini akan tidak terstruktur, serampangan dan terlalu klise sebagaimana ketika kamu sedang jatuh cinta.

Hey, aku tidak bilang kalau penulisnya sedang jatuh cinta ya. Hanya saja, penulisnya memang mendambakan konsep jatuh cinta. Tapi ketika disuruh jatuh cinta, ia kabur. Sering terjadi.


Mungkin ini akan jadi dongeng di masa depan. Lihat bagaimana semangatnya hanya dalam waktu kurang dari satu bulan, ia sudah menulis lagi. Topiknya masih sama, soal ia tidak mau jatuh cinta karena tidak yakin akan tinggal di negara ini terlalu lama. Lucunya, ia malah menemukan sosok ideal secara konsep pikiran itu dalam bilik suara. 

Butuh waktu 190 menit untuk merasa setengah yakin kalau suara diseberang sana adalah sebagian dirinya yang hilang. Sayangnya, lagi-lagi ia merasa kalah dari ketakutan dan rasa naif. Ia ingin segera kenal, disatu sisi ia tidak ingin kenal terlalu dalam. Karena sudah pasti, ini adalah gerbang terakhirnya. Yang mana bila runtuh, habislah sudah rasa cinta pada pasangan seperti di film-film itu. 

Ketakutan namun juga penasaran, ia menjelma jadi sebuah narasi fiksi yang penuh plot twist dan sad ending. Pun beberapa diantaranya ia sengaja membuat alternatif dengan akhir yang menyenangkan. Bentuk rupa yang tidak ia kenal, tinggi, dan ciri fisik lainnya tidak ia ketahui. Yang kepalanya rekam hanya bagaimana suara itu menenangkan kuping dan perasaannya selama tiga jam dalam demam semalam.

Tapi kisahnya belum akan usai, mungkin tahun depan ia akan membuat ini selesai dengan menulis ending yang jelas. Tapi ia perlu tahu dulu, apakah dirinya dan seseorang dibalik suara malam itu masih ingat soal tanggal keramatnya? 

Sebuah konsep drama komedi yang ia tulis apakah lebih banyak humor, atau horor? Kita tidak tahu. Aku pun ikut penasaran dengan kisahnya.