Saat lampu sorotnya dimatikan, sorak-sorai yang hanya bertahan sepanjang durasi
Ia lebih banyak bercengkrama dalam gelap studio dan rasa sepi
Jatuh cinta berulang yang menyedihkan
Patah hati berulang yang jadi amarah
Semua bersorak memanggil namanya,
Si bintang yang paling terang,
yang karena suaranya-lah banyak nyawa yang bertahan hidup
yang karena suaranya-lah kesepian mereka menjadi riuh.
Semua bersorak memanggil namanya,
kecuali orang yang paling ia inginkan di dunia ini.
Si bintang yang paling terang itu juga tidak ingin sendiri.
Satu atau dua tidak masalah asalkan ada legasi
Namun saat sang bintang itu berkaca,
Ragu akan diri dan waktu yang ia miliki jadi kisah sedih berulang
Meminta seseorang bertahan ternyata lebih sulit dari awal karirnya
Kehilangan adalah harga yang dibayar untuk berdiri di panggung besar ini.
Kesepian dan cahaya terangnya akan selalu membersamai
Persis tubuh dan bayangannya di siang hari
Sang bintang tak bisa protes lagi
Ini pilihannya sendiri