Sudah pukul sepuluh lagi, ini sudah masuk ke sepuluh terakhir pula di bulan ramadhan. Sejak tahun lalu ataupun kini, sama-sama rasa takut yang mendominasi.
Masih tetap membahas soal "aku" tapi kali ini penjaranya adalah negara.
Entah mungkin aku yang fakir ilmu dan kurang membaca. Atau justru mereka yang membuat buta dan menulikan telinga.
Beda pendapat saja seolah memerangi warga, sudah banyak nyawa yang berpulang hanya karena bersuara. Kritik dianggap menentang, protes dianggap menantang. Lantas darimana datangnya perbaikan?
Tuhan tidak tidur, orang soleh sudah berdoa, orang berdosa pun ikut meminta pertolongan. Jika dengan ratapan orang-orang yang kesulitan ini justru membuat sebagian orang merasa kaya dan berkuasa, mungkin hanya tunggu waktu sampai tergulung dan kuasa Tuhan.
Matilah engkau orang-orang tamak di dasar neraka.
20.03.2025. Setelah RUU disahkan dengan kecepatan kilat.